Informasi yang diperlukan diantaranya :
- Tentukan design atau gambar denah atap beserta tampak dan potongannya
- Bahan penutup atap apa yang digunakan, misalnya genteng beton, genteng keramik , asbes atau seng
- Berapa derajat kemiringan atap ,apakah 30 , 35 derajat atau sesuai rancangan yang diperlukan
- Detil - detil lain yang diperlukan seperti panjang overstek, beban tambahan karena ada pemasangan peralatan water heater, lampu gantung yang besar dll.
Luasan atap yang dihitung adalah sama dengan berapa luas atap/genteng diperlukan , yaitu sesuai dengan luas dasar yang dipakai dan derajat kermingannnya. Pada umumnya para aplikator atap baja ringan tidak mengenal istilah opname volume/luas pekerjaan setelah pemasangan yang akan mengakibatkan berkurangnya luasan. Karena harga yang pakai biasanya menagcu pada luas atap sesuai gambar/design yang disetujui. Jadi luas atap dengan gambar yang ditawarkan adalah sudah pasti/fixed . Namun apabila ada perubahan yang mengakibatkan penambahan luas/material biasanya akan diperhitungkan sebagai penambahan .
Apabila bermaksud merenovasi/mengganti atap lama namun gambar denah maupun petongannya sudah tidak ada , sebaiknya dilakukan survei lapangan untuk mendapatkan denah yang sesuai
Waktu yang diperlukan untuk perhitungan sampai keluar anggaran biaya tidak terlalu lama, tergantung kerumitan desin dan banyaknya pekerjaan, biasanya satu sampai dua hari - design dan anggaran sudah dapat diketahui .
Sementara pemasangan / instalasi atap baja ringan relatif lebih cepat , untuk luas 100 m2 dengan 3 orang tenaga lapangan bisa diselesaikan 4-5 hari kerja.
Untuk harga sangat bervariasi tergantung desing dan jenis genteng yang dipakai dan bahan baja ringan yang digunakan , apakah Zincalum atau Galvanise . Sebagai perkiraan dengan material zincalum dan genteng keramik , range harga berkisar Rp.150 ribu s/d Rp.180 ribu




No comments:
Post a Comment